Makassar, Koran-C Y M|Tanggal 12 februari merupakan satu moment buat Gereja Injili Di Indonesia dimana GIDI lahir di Bogo Kelila, pada tahun 1962, sebagai salah satu organisasi pengkabaran injil yang berorientasi Kongregasional. GIDI adalah salah satu dedominasi terbesar di papua yang menabur injil dari kampung ke kota hingga kini. Kini kami pemuda GIDI makassar telah adakan HUT GIDI KE-55, Dalam khotbahnya Ev. Rian telah di sampaikan beberapa point penting untuk Pemuda GIDI yaitu;
1. BERGANTUNGLAH KEPADA KUASA ROH KUDUS.
Umat tuhan Hari ini tidak cukup, hidup yang baik tanpa roh kudus, maka kami sebagai manusia yang bernafas atas kasih TUHAN perlu bersadar dan bergantung kepada Roh Kudus sebagai Kekuatan terbesar dalam hidup umat TUHAN.
Umat tuhan Hari ini tidak cukup, hidup yang baik tanpa roh kudus, maka kami sebagai manusia yang bernafas atas kasih TUHAN perlu bersadar dan bergantung kepada Roh Kudus sebagai Kekuatan terbesar dalam hidup umat TUHAN.
2. HIDUPLAH DALAM KEKUDUSAN.
Tubuh kita adalah bait allah maka kita harus kuduskan tubuh kita di hadapan tuhan.
Tubuh kita adalah bait allah maka kita harus kuduskan tubuh kita di hadapan tuhan.
3. BERSAKSILAH TENTANG KRISTUS.
Jangan hanya mendengar, membaca dan melihat tapi berkata kata bahkan tak kala penting adalah bertindak melalui Hati, Perasaan dan Kehendak dengan kebenaran.
Jangan hanya mendengar, membaca dan melihat tapi berkata kata bahkan tak kala penting adalah bertindak melalui Hati, Perasaan dan Kehendak dengan kebenaran.
Banyak masalah yang sedang terjadi di tanah papua baik itu segi sosial, agama, budaya, ekonomi, maka pemuda harus hidup bergantung pada tuhan, hidup kudus, mendengar firman dan melakukan, untuk papua yang lebih optimal.
Ev. Yareba dalam sambutannya, menyampaikan bahwa GIDI kini masih muda maka pemuda GIDI perlu menjadi saksi kristus. Dan Kakanda Yendi Muirb S.Sos M.Si dalam sambutan, mengucapkam terima kasih atas kerja keras Tim Kerja hingga kini telah sukses Perayaan HUT GIDI KE-55 PEMUDA GIDI MAKASSAR. ujarnya.
Makassar, Koran-C Y M|Edisi, Senin 12 Februari 2018|Pukul, 15.00 WIM|Tempat; Asrama Pelajar Mahasiswa Mamberamo Tegah (IPMAMTENG) Makassar|Jl. Rapocini Raya Lrg. 5 No. 21 Makassar|Semboyan;“Pemuda Adalah GARDA Dunia”|Khotbah: "Ev. Rian Nusy" |Penulis: D W|
