Saat ini, papua menghadapi perubahan dan tantangan semakin
berat. Di papua, terjadi arus keprimitifan, demokratisasi dan otonomi yang
deras. Sedangkan di luar papua, arus globalisasi dan perdagangan bebas semakin
tidak tertahankan. Tanpa sumber daya manusia yang baik, Papau tidak akan mampu
mengambil peluang dan mengantisipasi ancaman bagi setiap persoalan yang datang.
Untuk mengantisipasi itu semua, terdorong oleh rasa cinta tanah air dan bangsa,
maka kami mendirikan lembaga yang bernama PAPUAN REFORMING MOVEMENT.
Sesuai dengan namanya “PAPUAN” adalah Tanah Air Bumi
Cendrawasih, “REFORMING” adalah Memperbaiki, dan “MOVEMENT” adalah Gerakan.
Sehingga Papuan Reforming Movement atau disinkat PAREMO adalah sebuah
organisasi Gerakan Perbaiki Tanah Air, yang di dalamnya terdapat segala
aktivitas kemanusiaan melalui Kasih Kekristenan. Paremo merupakan organisasi
non profit yang Berdikari guna memperjuangkan kondisi Keprimitifan yang sedang
terjadi di tanah air Papua dan berkomitmen menjadi salah satu wadah Reformasi
untuk Papua, dalam hal Spiritual, Sosial Kemanusiaan dan Budaya serta hal-hal
yang berhubungan dengan Kemajuan bersama untuk masa depan yang cemerlang. Pada
dasarnya Paremo memperjuangkan hak-hak manusia di tengah zaman modern alias
Zaman Now, melalui Kasih Kekristenan agar kedamaian dan kesejahteraan terwujud.
dengan semboyan : “Jadilah (GARDA) Garam dan Terang Dunia - Matius, 5:13-14”
dengan makna bersama untuk masa depan. Maksud semboyan ini adalah Kita sebagai
kaum berkemampuan segi kualitas harus dan wajib Menjadi Garam yang bisa rasakan
oleh semua orang dan menjadi Terang yang bisa melihat oleh semua orang karena
kaum inteligensia merupakan kelompok orang yang bisa meretas kondisi
keterbelakangan yang ada dalam dunia.
Tujuan dibentuknya paremo adalah sebagai upaya memperkokoh
hubungan dan kemampuan dalam mengatasi segala persoalan tanah air yang dihadapi
saat ini, terutama persoalan ketuhanan dan kemanusian serta kemampuan kualitas
untuk meretas ketidakbenaran dalam dunia. Rugi besar jikalau kita banyak
keinginan, banyak imajinasi, banyak harapan, banyak impian, banyak cita-cita
dan banyak rencana dan strategi tapi tidak berjuang memperkokoh hubungan
manusia dengan Tuhan, Hubungan sesame manusia dan bertindak sebagai kaum
visioner yang menghadirkan solusi demokratis, padahal setiap detik, menit, jam,
hari, minggu, bulan dan tahun adalah peluang untuk bisa meraih kemenangan yang
tertinggal, terluar, terbelakang dan tertindas.
Banyak gerakan-gerakan reformasi, revolusi, dan rekontruksi
yang dilakukan orang melalui individu, kelompok di seluruh dunia pada umumnya
dan di republik ini (Papua-Indonesia) pada khususnya. namun Gerakan Reformasi
Papua adalah salah satu gerakan yang juga melakukan perubahan dan perbaikan
sesuai tujuan dan prinsip Paremo. Paremo yakini bahwa jalan salah satunya untuk
meretas Keprimitifan adalah melalui landasan filosofi Kasih Kekristenan bagi
umat yang percaya Yesus sebagai Juru S’lamat, maka dalam sebuah gerakan
khususnya Paremo yang terpenting adalah gerakan yang di dalamnya semua orang
bersatu hati, pikiran dan berkehendak yang melandasi dengan sikap kasih dalam
ketuhanan, Karena sebuah gerakan tanpa barisan satu hati, pikiran dan kehendak
yang solid, maka akan mudah dihancurkan/dirobohkan dengan gerakan provokasi
lainnya. Oleh karena itu perlu adanya menyatukan dasar ideologi yang kokoh dan
langkah pergerakannya sesuai dengan ajaran dan perjuangan kristus sang juru
selamat untuk menyelamatkan umat manusia.
Demikian profile kami, semoga kita dapat bekerjasama untuk
masa depan tanah air yang lebih baik.
Makassar, 03 Januari 2015
Salam,
Keluarga Besar Paremo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar